Bel istirahat berdering,di sebuah kelas tampak 3 siswi yang bersahabat sejak kelas 5 SD, juga terdapat 2 siswa lainnya. Arinda : Tahu nggak ,kalung ini peninggalan buyutku lho,saangat kuno !!! (memperlihatkan kalungnya) Damar : Buyutmu tahun 2010,mungkin ini Cuma beli di tukang loak kemarin sore ! (memegang kalung Arinda) Arinda :Udah, jangan pegang pegang,nanti berkarat !kembalikan sini! (mengambil kalungnya dari tangan Damar) Edward : Dasar pelit, I think itu nggak sampai 2 dollar,right !!! Clara : Daripada disini cuma ganggu,lebih baik pergi sana !!! Damar : Ms pelit memeng pelit,kantin saja yuk ! Edward : Okay…. Brista : Kalungmu bagus,Rin, bolehkah satu diantara kita,aku atau Clara meminjam kalungmu ? Clara : Jangan begitu,nanti kalau hilang, mau ganti rugi kamu ! itukan mahal ! Aku tidak,kamu saja yang pinjam ! Brista : Ya sudah,aku saja yang pinjam,boleh kan Rin… Arinda : Boleh , tapi dijaga baik baik ya… jika aku butuh,akan ku ambil lagi kalung itu dari kamu ! Brista : Baik bos, terima kasih ya… Clara : Terus aku dipinjamin apa ? Brista : Ah sudah… kantin saja yuk ! Clara,Arinda : Bayarin kita kan !!! Brista : Ya sudah, ayo !!! Sepulang sekolah Arinda : Ke toko buku yuk !!! Clara : Tapi… bagaimana dengan Brista ? Arinda : Tau dech, masalahnya aku nggak lihat dia setelah keluar dari kelas tadi ! ayolah !!! (sambil menarik tangan Clara) Beberapa saat kemudian Brista : Huuh, kenapa mereka nggak ajak aku, mau kemana sih mereka ? naik bus segala !!! Damar : Ditinggal sahabat ya… , kasihan deh loe !!! Brista : Diam kau !!! (pergi ke samping sekolah,dimana depannya ialah sebuah sungai yang beraliran deras, lalu mengambil kelung Arinda dari tasnya )Mereka sudah tak pedulikan aku, aku buang saja kalung ini (melemparkan kalung itu ke sungai dan pergi meninggalkan sekolah ) Keesokan harinya,Arinda dan Clara sudah tiba di kelas,Brista mrnghampiri mereka dengan nada marah. Brista : Hey,kemana kalian kemarin? Kenapa nggak ajak aku ? Clara : Ke took buku , bukannya kamu tidak suka ke took buku ! Brista : Ya… setidaknya bilang bilang kan bisa !akhir akhir ini kenapa kalian sering pergi tanpa sepengetahuanku sich ? Arinda : Baru juga masuk,sudah marah-marah,aku khawatir dengan kalungku, kembalikan sini ! Brista : Tau dech, tuh dah ku buang ke sungai ! Arinda : (sedih tapi marah) yang benar kamu! Tega benget sih kamu itu. Baru kemarin, kamu sudang mengingkari janji ,mulai sekarang kita tidak jadi sahabat lagi ! Brista : Oke… siapa takut, aku bisa cari sahabat yang lebih baik daripada kalian ! Clara : Sudah sudah jangan marah marah, malu tau !! Hari berikutnya,setelah bel masuk berdering. Brista : Rin, aku minta maaf tentang yang kemarin itu ya… (mengulurkan tangannya) Arinda : Tau ah… Brista : Diajak baikan nggak mau, ya sudah batal deh permintaan maafku tadi ! Edward : (membuka pintu) Oh my God,Mr Frige come, be quiet !!! Mr Frige : Good morning my student, sekarang letakkan buku fisika dan alat tulis kalian di meja,kita mulai pelajaran. Arinda : (mengeluarkan buku fisika dan tempat pensilnya,saat membuka tempat pensilnya,tiba-tiba) A……. Kataaaak…… (lalu melemparkan kata mainan itu kea rah teman-temannya) Mr Frige : Ada apa ini ? Arinda : A..da.. katak pak ! (melirik kea rah Brista) Mr Frige : Diam… jangan tertawa ! Arinda : Brista, pasti kamu yang menaruh katak mainan itu ke tempat pensilku,iya kan!!! Brista : Asal nuduh saja, ingat fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan tau… Clara : (dengan suara pelan) udah… nanti Mr Frige marah… Mr Frige : Ehm…ehm… sekarang buka buku kalian, kita akan belajar mengenai “Daya”. Arinda, kemari ! Arinda : Baik pak. (berdiri dari bangkunya,tapi Clara juga ikut berdiri) Clara : Awas lho ,dapat hukuman !! (menempelkan sesuatu di punggung Arinda) Mr Frige : Sudah… cepat kemari ! 1 kelas : (menertawakan Arinda karena di punggungnya terdapat tulisan “”) Ha…ha…ha… Mr Frige : Diam !!! (mengambil kertas di punggung Arinda) sudah Arinda, kembali ke bangkumu! Damar!!! Kesini kau, cepat tulis macam macam gaya di papan tulis. Damar : Baik pak… Arinda : (setengah berbisik) Heh, tadi kamu kan yang ngerjain aku, nggak puas puasnya ya kamu !!! Brista : Manusia memang tak ada yang puasnya, tapi bukan aku pelakunya . Kenapa kamu tak menanya sampingmu itu? Padahal dia biang keroknya ! Mr Frige : Sudah,dilanjutkan nanti saja ! Damar : Iya pak… Mr Frige : Sorry, bukan kamu, mereka itu yang sedang ngrumpi ! Arinda : Kita bahas nanti !!! Mr Frige : Saya mau keluar sebentar,nanti dicatat apa yang ditulis Damar . 1 kelas : Baik pak… Arinda : Clara, benarkah kamu yang ngerjain aku tadi ? Clara : Ehm… iya, tapi jangan salah sangka dulu, aku melakukan itu untuk kebaikanmu juga ! Arinda : Maksudmu ! Clara : Salah satu contoh, kalau kamu menyelesaikan persoalan,selesaikanlah dengan kepala dingin,jangan marah marah, kamu juga Bris… Arinda : Memangnya aku seperti itu ya… maafkan aku Clara ! Clara : Sudahlah, tak apa ! aku juga minta maaf yang tadi itu ya… Brista : Kalau aku minta maaf masalah kemarin… dimaafin nggak ! kemarin, aku itu emosi banget Rin ! Arinda : Ya… kalian aku maafkan ! Brista : Jadi, kamu masih menerima aku jadi sahabatmu dan Clara kan !!! aku ganti rugi deh kerugianmu karena kalung itu !!! Arinda : Masih dong, kita kan 3r Rin,Ris,Ra… tak perlulah ganti rugi.aku sudah ikhlas kok ! Clara : Beneran kita masih bersahabat, tapi ingat komitmen kita, jauhi 3m. Memfitnah,Marah marah,dan mengingkari janji. Eh teman teman… kita sudah sahabatan lagi lho !!! Teman 3r : (bertepuk tangan) Edward : Cie…cie…cie… persahabatan bagai kepompong,mengubah ulat menjadi kupu kupu,persahabatan bagai kepompong, keepompoong…… Clara : Dulu kita masih ulat, sekarang kita kupu kupu… (berpelukan) óTerima Kasihó Sayyidati Rokhimah 8a / 23 |